Pengantar Praktikum Algoritma dan Struktur Data

Sehendaknya kita mengerti atau memahami terlebih dahulu tentang apa yang akan dipraktikumkan. Dalam praktikum Algoritma dan Struktur Data, ketahuilah dulu apa yang dimaksud algoritma, struktur data, dan bahasa C#. Karena Praktikum ini akan menggunakan bahasa C#.1.Algoritma dan Struktur Data
A. Pengertian Algoritma, Pemograman, dan Struktur Data

         Algoritma adalah urutan langkah-langkah logis pada penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis. Masalah dapat berupa apa saja, dengan catatan untuk setiap masalah ada syarat kondisi awal yang harus dipenuhi sebelum menjalankan algoritma. Konsep algoritma sering kali disetarakan dengan sebuah resep. Sebuah resep biasanya memiliki daftar bahan atau bumbu yang akan digunakan, urutan pengerjaan, dan bagaimana hasil dari urutan pengerjaan tersebut. Apabila bahan yang digunakan tidak tertera (tidak tersedia), maka resep tersebut tidak akan dapat dikerjakan. Demikian juga jika urutan pengerjaannya tidak beraturan, maka hasil yang diharapkan tidak akan dapat diperoleh. Umumnya, algoritma yang dapat menyelesaikan suatu permasalahan dalam waktu yang singkat memiliki tingkat kerumitan yang rendah, sementara algoritma yang membutuhkan waktu lama untuk menyelesaikan suatu masalah membutuhkan tingkat kerumitan yang tinggi. Algoritma berisi langkah-langkah penyelesaian suatu masalah. Langkah-langkah tersebut dapat berupa runtunan aksi (sequence), pemilihan aksi (selection), pengulangan aksi (iteration) atau kombinasi dari ketiganya. Jadi struktur dasar.

Pembangun algoritma ada tiga, yaitu:

  • Struktur Runtunan
    Digunakan untuk program yang instruksinya sequential atau urutan.
  • Struktur Pemilihan
    Digunakan untuk program yang menggunakan pemilihan atau penyeleksian kondisi.
  • Struktur Perulangan
    Digunakan untuk programyang instruksinya akan dieksekusi berulang-ulang.
           Pemrograman adalah proses menulis, menguji dan memperbaiki (debug), dan memelihara kode yang membangun sebuah program komputer. Kode ini ditulis dalam berbagai bahasa pemrograman. Tujuan dari pemrograman adalah untuk memuat suatu program yang dapat melakukan suatu perhitungan atau ‘pekerjaan’ sesuai dengan keinginan si pemrogram (programmer). Untuk dapat melakukan pemrograman, diperlukan keterampilan dalam algoritma, logika, bahasa pemrograman, dan di banyak kasus, pengetahuan-pengetahuan lain seperti matematika. Pemrograman adalah sebuah seni dalam menggunakan satu atau lebih algoritma yang saling berhubungan dengan menggunakan sebuah bahasa pemrograman tertentu sehingga menjadi sebuah program komputer. Bahasa pemrograman yang berbeda mendukung gaya pemrograman yang berbeda pula. Gaya pemrograman ini biasa disebut paradigma pemrograman. Pemrograman adalah mengubah suatu masalah yang dapat dimengerti oleh komputer dan dapat dipecahkan oleh komputer.
Struktur data merupakan cara penyimpanan penyusunan dan pengaturan data didalam media penyimpanan komputer sehingga data tersebut digunakan secara Efisien.

B. Dasar-dasar pemrograman
Dalam Algoritma dan struktur data digunakan banyak perintah Seperti :

  • Include, Merupakan suatu perintah yang digunakan untuk Memulai Program pada aplikasi yang kita gunakan untuk Membuat Struktur data.
  • =, =, , Merupakan Operator Relasi, yang Digunakan Biasanya saat ada Percabangan
  • Tipe data merupakan hal penting dalam membuat suatu program, tipe data inilah yang kita gunakan sebagai Variabel yang berfungsi untuk menetukan tipe yang akan kita masukkan dalam program. Macam-macam tipe data antara lain :
    o String = Digunakan untuk Huruf A-Z, misal (Nama, alamat)
    o Integer = Digunakan untuk Angka 1-0, Hitungan bilangan angka Bulat
    o Real atau Double = Digunakan untuk Bilangan Angka Pecahan 8 byte
    o Float = Digunakan untuk Bilangan Pecahan 4 Byte
    o Boolean = Digunakan untuk Menghasilkan bentuk keluaran nilai True dan False, dsb.

2. Bahasa C
A. Sejarah Bahasa C

         Bahasa C dikembangkan oleh Dennis M.Ritchie dan Brian W. Kernighton pada awal tahun 1970. Bahasa C berkembang di lingkungan UNIX (±90% sistem operasi UNIX ditulis dalam bahasa C). Perkembangan bahasa pemrograman C erat kaitannya dengan perkembangan sistem operasi UNIX, dimana keduanya dikembangkan di AT&T Bell Lab (USA). Akar dari bahasa C adalah dari bahasa BCPL yang dikembangkan oleh Martin Richards pada tahun 1967. Bahasa ini memberikan ide pada Ken Thompson yang kemudian mengembangkannya menjadi bahasa B pada tahun 1970. Selanjutnya dikembangkan menjadi bahasa C oleh Dennis Ritchie pada tahun 1972 di Bell Laboratories. Pertama kali bahasa C diimplementasikan pada komputer DEC PDP-11 yang menggunakan sistem operasi UNIX. BCPL dan B tidak memiliki data type sedang C memiliki beragam data type. Pada tahun 1978 Dennis Ritchie dan Brian W Kernighan mengeluarkan buku THE C PROGRAMMING LANGUAGE, buku inilah yang dijadikan acuan dari pembuatan berbagai versi bahasa C yang ada. Pada tahun 1983 ANSI (American Nasional Standart Institute) membuat standarisasi bahasa C yang kemudian dijadikan sebagai referensi dari berbagai bahasa C yang beredar saat ini. C yang dihasilkan disebut C standard ANSI atau ANSI C. Pada tahun 1986, dikembangkan superset C (kompatibel dengan C, namuin dilengkapi kemampuan pemrograman berorientasi objek) oleh Bijarne Stroustrup [Stroustrup-86], yaitu bahasa C++ (C with Class). Tahun 1987 Borland menciptakan sebuah compiler C yang dikenal dengan nama TURBO C.
            Dalam beberapa literatur bahasa C digolongkan sebagai bahasa tingkat menengah (Medium Level Language). Penggolongan ini tidak berarti bahwa bahasa C lebih sulit dibandingkan dengan bahasa pemrogramman tingkat tinggi seperti : PASCAL, BASIC. Ini merupakan suatu penegasan bahwa bahasa C bukan berorientasi pada mesin seperti pada bahasa tingkat rendah (Low Level Language). Dan pada kenyataannya bahasa C mengkombinasikan elemen dalam bahasa tingkat tinggi dan bahasa tingkat rendah. Hampir semua operasi yang dapat dilakukan oleh bahasa mesin dapat dilakukan oleh C dengan penyusunan program yang lebih sederhana dan mudah.
            Pertama kali program ditulis dengan menggunakan editor dan disimpan didalam file program sumber (dengan ekstension .c). Kemudian kode file program sumber dikompilasi oleh compiler menjadi object code dan disimpan pada sebuah file object (dengan ekstension .obj). Object code sudah berbentuk kode mesin, tapi kode ini belum bisa dimengerti oleh komputer. Agar dapat dimengerti oleh komputer maka object code bersama dengan object code yang lain serta file library (file yang berisi rutin untuk tugas tertentu) perlu dikaitkan (linking) dengan menggunakan linker. Sehingga terbentuk suatu file yang executable (program yang dapat dijalankan secara langsung dalam lingkungan sistem operasi). Program hasil linker ini disimpan dalam h file executable dengan ciri mempunyai ekstension .EXE

Standart yang ada :

  • Defini Kernighan & Ritche (K&R);
  • ANSI-C (X-3.159-1989-);
  • Definisi AT&T (untuk superset C, C++)

Versi pada PC misalnya :

  • Lattice C;
  • Microsoft C/ Microsoft Quick C;
  • Turbo C/ Borland C++;

B. Penggunaan Bahasa C

  1. Membuat sistem operasi dan program-program sistem.
  2. Pemrograman yang “dekat” ke perangkat keras (misalnya untuk kontrol peralatan).
  3. Membuat tool kit.
  4. Menulis program aplikasi (misalnya dBasic, WordStar, Lotus123).

C. Kelebihan Bahasa C

  1. Kemampuan untuk membuat kode yang compact, efisien tanpa mengorbankan readability.
  2. Banyak program dan software yang ditulis dalam C
  3. Bahasa C adalah bahasa yang portable: program yang ditulis pada satu sistem atau aplikasi dapat dijalankan pada sistem atau aplikasi lain tanpa atau dengan sedikit perubahan
  4. Bahasa C adalah bahasa yang efisien : menghasilkan program yang kompak/ringkas dan cepat
  5. Bahasa C adalah bahasa modern : mempunyai fasilitas – fasilitas kontrol yang diperlukan oleh teori – teori komputer science maupun aplikasi
  6. Bahasa C adalah bahasa yang friendly : keterikatannya/ restriksinya tidak ketat
  7. Bahasa C adalah bahasa yang powerfull dan fleksibel

D. Dasar-Dasar Bahasa C

  1. Pengenalan Bahasa C
    Didalam bahasa C akan menemukan syntaks “#include stdio.h” dan yang lainnya.
  2. Operator
    Dalam bahasa C di kenal dengan adanya sebutan operator assignment, operator assignment ini merupakan operator yang berfungsi untuk menginputkan atau memasukan assignment nilai ke dalam suatu variabel ataupun konstanta. Operator ini di lambangkan dengan tanda sama dengan (=).
  3. Komentar, Identifier dan Tipe Data
    Dalam bahasa C tidak lupa pula dengan yang namanya komentar, identifier dan tipe data. Dalam pembahasan ini yaitu mengenai komentar didefinisikan sebagai bagian dari sintaks program yang tidak ikut dibaca pada saat proses kompilasi. Dengan kata lain komentar tidak akan mempengaruhi jalannya program. Kemudian pengertian tentang identifier, identifier merupakan suatu pengenal atau pengidentifikasi yang dapat di deklarasikan agar kompiler dapat mengenalinya. Identifier sendiri dapat berupa nama variabel, konstanta, fungsi, namespace dan masih banyak lagi lainnya. Namun dalam hal ini kita hanya akan membahas tentang identifier yang berperan sebagai variabel dan konstanta saja. Identifier yang berperan sebagai variabel dan konstanta berfungsi untuk menampung sebuah nilai yang di gunakan dalam program, tujuan adanya identifier ini untuk mempermudah proses penanganan data atau nilai, misalnya untuk menampilkan atau memasukan nilai.
  4. Percabangan
    Di dalam bahasa C terdapat dua buah jenis struktur yang di gunakan untuk mengimplementasikan suatu percabangan yaitu dengan menggunakan struktur if dan switch. Statement statement yang terdapat dalam sebuah blok percabangan akan di ekskusi hanya jika kondisi yang di defenisikan terpenuhi atau bernilai benar. Namun jika kondisi bernilai salah maka tidak terpenuhi atau tidak di eksekusi.
  5. Pengulangan
    Pengulangan adalah suatu proses yang melakukan statement atau pernyataan dalam sebuah program secara terus menerus sampai terdapat kondisi untuk menghentikannya. Struktur pengulangan akan sangat membantu dalam efesiensi program.
  6. Input dan Output
    Input dalambahasa pemrograman C++ di sebut atau di tuliskan dengan tulisan cin yang berarti in. Sedangkan output sendiri yaitu cout atau bisa di baca si out. Jadi jika ingin mengcoding dan ingin memasukan input dan output maka gunakanlah cin dan cout.
  7. Pointer
    Salah satu kelebihan dari bahasa C yaitu karena bahasa ini dapat mendukung untuk memanipulasi memori dengan menggunakan pointer, namun di balik kelebihannya itu juga dapat mengakibatkan sistem operasi menjadi crash (rusak). Penggunaan pointer yang salah juga dapat membuat komputer menjadi bug atau not responding.
  8. Array
    Pada umumnya seseorang sudah mengerti apa itu array dalam bahasa C, karena array yaitu sebuah variabel yang menyimpan sekumpulan data yang memiliki tipe yang sama dan setiap data tersebut menempati lokasi atau alamat memori yang berbeda beda dan selanjutnya di sebut dengan sebutan array. Elemen array itu kemudian dapat kita akses melalui index yang terdapat di dalamnya, namun penting sekali untuk di perhatikan bahwa dalam bahasa pemrograman C indek array selalu di mulai dari 0 bukan 1.
  9. Fungsi
    Selanjutnya yaitu fungsi, dalam bahasa pemrograman C fungsi merupakan kumpulan dari semua fungsi-fungsi lainnya, baik itu yang di definisikan langsung dalam program maupun yang disimpan dalam suatu file header, bahasa C sendiri memiliki fungsi utama yang di sebut fungsi main ( ). Fungsi ini merupakan fungsi yang selalu ada di dalam setiap program bahasa C.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s