File Header dalam Bahasa C#

A. Fungsi-Fungsi Bahasa C 
Hal yang paling awal dalam membuat program yaitu memberi nama pada File Header. File header merupakan suatu file library dengan ekstensi h (*.h), yaitu file bantuan yang digunakan untuk menyimpan daftar-daftar fungsi yang akan digunakan di dalam program. Dalam bahasa C, file header standar untuk proses input/output adalah <stdio.h> . File header yang akan digunakan harus di daftarkan dengan menggunakan directive #include. Directive #include adalah suatu syntax untuk memberitahu kepada kompilator bahwa program yang kita buat akan menggunakan file-file yang didaftarkan. Berikut ini contoh penggunaan directive #include. 
–        #include  
–        #include  
–        #include “MyHeader.h”
B. Macam-macam File Header 

  • Stdio.h
    Stdio merupakan singkatan dari “standar input/output header”, adalah header yang berisi definisi makro, konstanta, dan deklarasi fungsi dari dua jenis yang digunakan untuk berbagai standar input output operasi. Library stdio.h adalah library pada bahasa C yang digunakan untuk operasi input-output (stdio = Standar Input dan Output). Tanpa menggunakan library ini maka perintah-perintah input dan output tidak dapat dieksekusi.

    Tabel Library Functions
    clearr()
    fclose()
    fccloseall()
    fdopen()
    fflush()
    fgetc()
    fgetchar()
    fgetpos()
    fgets()
    flushall()
    fopen()
    fprint()
    fputc()
    fputchar()
    fputs()
    fread()
    free()
    freopen()
    fscan()
    fseek()
    fsetpos()
    ftell()
    fwrite()
    gets()
    getw()
    perror()
    printf()
    puts()
    rename()
    rewind()
    scanf()
    unlink()
  • Conio.h
    File header yang digunakan untuk membuat teks antarmuka pengguna.
  • Assert.h
    File header yang mendefinisikan makro menegaskan c processor.
  • Complex.h
    File header yang mendefinisikan fungsi untuk aritmatika kompleks.
  • Ctype.h
    File header untuk deklarasi yang berfungsi mengklasifikasi karakter.
  • Errno.h
    File header yang berfungsi melaporkan kondisi kesalahan melalui kode kesalahan.
  • Fenv.h
    File header yang mengandung berbagai fungsi dan makro untuk memanipulasi lingkungan floating point.
  • Float.h
    File header yang berfungsi memperluas ke berbagai limit dan parameter dari jenis floating point standar.
  • Inttypes.h
    File header yang berfungsi mendefinisakan beberapa makro untuk digunakan dengan fungsi printf dan scanf, serta fungsi untuk bekerja dengan jenis intmax_t.
  • Iso646.h
    File header yang mendefinisikan beberapa makro yang memungkinkan programmer untuk menggunakan c bitwise bahasa dan operator logika yang tanpa file header tidak bisa cepat atau mudah di ketik pada beberapa keyboard non-qwerty internasional.
  • Limits.h
    File header dari perpustakaan standar bahasa pemrograman
  • Locale.h
    File header, digunakan untuk tujuan lokalisasi.
  • Math.h
    Berisi prototype fungsi untuk pustaka matematika.
  • String.h
    Berisi prototype fungsi untuk pemrosesan string.

    Tabel Kode-Kode Scanf
  • Kode Format
    Kegunaan
    %c
    %d
    %i
    %h
    %e
    %f
    %g
    %s
    %o
    %x
    Membaca sebuah karakter
    Membaca sebuah nilai integer decimal
    Membaca sebuah nilai integer decimal
    Membaca sebuah nilai short integer decimal
    Membaca sebuah data pecahan
    Membaca sebuah data pecahan
    Membaca sebuah data pecahan
    Membaca sebuah data string
    Membaca sebuah nilai octal
    Membaca sebuah nilai hexadesimal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s