Organisasi Dan Standar Wireless LAN

Sore-sore gini enaknya ngeblog dan berbagi ilmu, untuk sekarang saya akan berbagi tentang Organisasi dan Standar Wireless LAN.. Seperti biasa langsung saja ke pokok pembahasan😀

Sistem-Wireless-LAN

Setiap perangkat keras yang berhubungan dengan komputer dan teknologi selalu mengacu pada suatu standar. Begitu juga dengan wireless LAN. Beberapa organisasi yang telah menetapkan standar wireless LAN antara lain:

  1. Federal Communication Commission (FCC)

2000px-US-FCC-AltLogo.svg

         Federal Communication Commission merupakan sebuah agen pada pemerintahan Amerika Serikat yang didirikan oleh Communication ACT pada tahun 1934 dan bertanggung jawab langsung kepada kongres. FCC mempunyai wewenang dalam pengaturan komunikasi antar negara bagian atau komunikasi internasional lewat radio, televisi dan media kabel. FCC mengeluarkan peraturan yang membatasi frekuensi yang digunakan untuk wireless LAN. FCC telah menetapkan tiga ISM (industrial, secentific, and medical) band bebas lisensi yaitu 902-928 MHz, 2,4-2,484 GHz, dan 5,725-5,85 GHz. Hampir sebagian besar dari produk wireless LAN memakai band frekuensi ini. FCC juga menetapkan tiga band Unlicensed National Information Infrastructure( UNII ) setiap band terletak pada cakupan 5 GHz.

2. Institute of Electrical and Electronic Engineers (IEEE)

ef1b0-ieee_logo

Institute of Electrical and Electronic Engineers merupakan pembuat standar kunci untuk hampir semua hal yang berhubungan dengan teknologi informasi di Amerika Serikat. IEEE menciptakan standar dengan aturan yang dibuat FCC. IEEE telah menetapkan berbagai setandr teknologi seperti IEEE 802.3 untuk ethernet dan 802.11 untuk wireless LAN. Salah satu tugas IEEE adalah mengembangkan standar untuk wireless LAN dengan mengacu pada peraturan yang dikeluarkan FCC.

Berikut ini adalah standart IEEE yang pernah dikeluarkan untuk Wireless LAN :

  • IEEE 802.11

Standar 802.11 adalah standar pertama yang menguraikan penggunaan wireless LAN. Standar ini berisi semua teknologi transmisi termasul Direct Sequence Spread Spectrum (DSSS), Frquency hoping Spreaf Spectrum (FHSS) dan infrared.

Standar IEEE 802.11 menguraikan sistem DSS yang hanya beroperasi pada 1 Mbps dan 2Mbps. Jika sistem DSS beroperasi pada kecepatan data lain dengan baik, seperti 1 Mbps, 2Mbps dan 11 Mbps, sistem tersebut masih tetap menjadi sistem yang memenuhi standar. Jika, sistem beroperasi pada kecapatan selain 1 atau 2 Mbps, sungguhpun sistem tersebut adalah 802.11-memenuhi standar karena kemampuannya untuk bekerja pada 1& 2 Mbps.

IEEE 802.11 adalah salah satu dari dua standar yang menguraikan penggunaan frekuensi hoping pada sistem wireless LAN. Standar 802.11 menguraikan penggunaan sistem FHSS pada 1 dan 2 Mbps. Banyak sistem FHSS pada pasar dimana memperluas fungsinya dengan menawarkan mode yang beroperasi pada 3-10 Mbps, tetapi hanya sebagai DSSS. Jika sistem beroperasi pada kecepatan selain 1&2 Mbps, sistem tersebut tidak dapat diharapkan untuk komunikasi secara otomatis dengan selain perangkat 802.11. Produk 802.11 beroperasi dengan baik pada band 2.4 GHz ISM antara 2.4000 dan 2.4835 GHz. Infrared juga dicakup oleh 802.11 yang merupakan teknologi light-based dan tidak dapat dimasukkan pada band 2.4 GHz ISM.

  • IEEE 802.11b

Meskipun standar 802.11 telah sukses mengizinkan DSSS sebaik sistem FHSS, teknologi telah membuat perkembangan standar. Segera setelah persetujuan dan pengimplementasian dari 802.11, wireless LAN DSSS sedang mengubah kecepatan data hingga 11 Mbps. Tetapi, tanpa standar untuk memandu penggunaan dari beberapa peralatan akan dapat menjadi permasalahan dengan interoperabilitas dan implementasi. Banyak pabrik yang mengatasi kebanyakan permasalahan implementasi, jadi tugas IEEE adalah relatif mudah yaitu menciptakan suatu standar mengikuti penggunaan umum dari wireless LAN pada market/pasar.Hal tersebut bukanlah sesuatu yang luar biasa untuk standar yang mengikuti teknologi dengan cara ini, terutama sekali ketika teknologi meningkat dengan cepat. IEEE 802.11b, dikenal sebagai ” High-Rate” dan Wi-Fi™, menetapkan sistem rangkaian direct ( DSSS) yang beroperasi pada 1, 2, 5.5 dan 11 Mbps. Kecepatan data dari alat 802.11b adalah hasil dalam menggunakan suatu teknik pengkodean yang berbeda. Meskipun demikian sistem ini masih suatu sistem rangkaian direct/langsung, caranya chip dikodekan ( CCK dibanding Barker Kode) bersama dengan cara informasi yang dimodulasi ( QPSK pada 2, 5.5,& 11 Mbps dan BPSK pada 1 Mbps) mengijinkan suatu jumlah data yang lebih besar untuk ditransfer dalam batasan waktu yang sama. Produk. Produk 802.11b beroperasi hanya dalam band 2.4 GHZ ISM antara 2.4000 dan 2.4835 GHZ. pengkodean dan Modulasi akan dibahas lebih lanjut dalam Bab 8 ( MAC& Phisycal Layer).

  • IEEE 802.11a

Standar 802.11a menguraikan tentang penggunaan peralatan wireless LAN pada band 5 GHz UNII. Penggunaan pada band UNII secara otomatis membuat peralatan 802.11a tidak kompatibel dengan peralatan lain yang sesuai dengan standar dari seri 802.11 yang lainnya. Alasan dari ketidakcocokan ini adalah sederhana : sistem yang menggunakan frekuensi 5 GHz tidak akan bisa berkomunikasi dengan sistem yang menggunakan frekuensi 2.4 GHz.
Menggunakan band UNII, kebanyakan peralatan bisa mencapai kecepatan data sekitar 6, 9, 12, 18, 24, 36, 48 dan 54 Mbps. Beberapa peralatan yang menggunakan band UNII memiliki kecepatan data sampai 108 Mbps dengan penggunaan teknologi seperti rate doubling. Kecepatan tertinggi dari peralatan ini menghasilkan teknologi terbaru yang tidak di tetapkan standar 802.11a. IEEE 802.11a menetapkan kecepatan data hanya 6, 12 dan 24 Mbps. Kecepatan data maksimum yang ditetapkan oleh standar 802.11a adalah 54 Mbps.

  • IEEE 802.11g

802.11g menyediakan kecepatan maksimum yang sama dengan 802.11a, yang menggabungkan kembali kecocokan peralatan 802.11b. Kecocokan ini akan membuat mutu wireless LAN meningkat yang sederhana dan murah. Sejak 802.11g merupakan teknologi baru, peralatan 802.11g waktu itu belum tersedia.
Penggunaan IEEE 802.11g ditetapkan pada band 2.4 GHz ISM. Untuk mencapai kecepatan data yang lebih tinggi ditemukan di dalam peralatan 802.11a, 802.11g menggunakan teknologi modulasi Orthogonal Division Frequency Multiplexing (OFDM). Alat ini dapat secara otomatis menombol ke modulasi QPSK dalam rangka untuk berkomunikasi dengan 802.11b yang lebih lambat- dan peralatan 802.11 yang cocok. Dengan semua keuntungan tersebut, pengguna 802.11g pada band 2.4 GHz yang penuh sesak bisa membuktikan kerugiannya.

  • IEEE 802.11n

Dirilis pada tahun 2009 dan beroperasi di 2.4 GHz dan 5 GHz, sehingga standar ini backward compatible dengan 802.11a maupun 802.11b/g. Karena fleksibilitas dan data rate yang lebih tinggi inilah, kebanyakan deployment baru berdasarkan pada 802.11n

  • Data rates 54 – 600 Mbps
  • Beroperasi di :

⇒4 GHz ISM band

⇒5 GHz UNII bands

  • MIMO (Multiple Input Multiple Output)
  • HT-OFDM

3. Wireless Ethernet Compatibility Alliance (WECA)

wifi

WECA bertugas mempromosikan dan melakukan test terhadap kemampuan interoperabilitas dari perangkat 802.11b dan 802.11a. Tugas dari WECA adalah untuk adalah untuk menjamin kemampuan interoperabilitas Wi-Fi ( IEEE 802.11 ) dan mempromosikan WI-Fi sebagai standar wireless LAN secara global disetiap segmen pemasaran.

4. European Telecommunications Standards Institute (ETSI)

ETSI Blanco

ETSI memiliki tugas yang sama dengan IEEE di Amerika, tapi ETSI untuk Eropa. Salah satu standar ETSI adalah HiperLAN/2. standar HiperLAN/1, dapat mendukung laju data sampai 24 Mbps. Frekuensi yang digunakan pada HiperLAN/1 lower dan middle UNII band.

Itulah diantaranya Organisasi dan Standar Wirelles LAN

Layaknya makluk hidup, teknologi komunikasi juga akan terus berkembang terkhususnya wireless Nirkabel, yaitu sistem komunikasi yang dirancang tanpa menggunakan kabel penghubung. Perkembangan ini tentunya memberikan segala kemudahan berkomunikasi ataupun mengakses informasi  dalam hidup kita di berbagai bidang, baik itu bidang pendidikan, informasi, komunikasi, social dan lain-lain. Adapun saran dari saya adalah apabila kita ingin menggunakan jaringan Nirkabel untuk computer kita, sebaiknya menggunakan sistem pengamanan yang telah dibahas dalam pembahasan di atas, agar computer kita dapat terlindungi dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s